Musim hujan seperti sekarang ini membuat banyak orang mudah terserang penyakit. Jika Anda termasuk salah satu yang memiliki daya tahan tubuh lemah maka sebaiknya berhati-hati agar tidak terkena influenza (flu) yang mudah sekali menular. Meskipun penyakit ini terkesan sepele dan mudah disembuhkan tapi bukan berarti jika penyakit ini tidak membahayakan.

Faktor penyebab flu bagi manusia

Flu sebenarnya merupakan penyakit yang umum terjadi di masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus yang mengganggu sistem pernapasan manusia. Tidak seperti virus lain, virus penyebab flu memiliki jenis (strain) yang sangat banyak. Hal inilah yang menyebabkan Anda bisa kembali terkena flu meskipun sudah pernah mengalami flu sebelumnya.

influenza

Selain itu, beberapa faktor juga ikut meningkatkan risiko terkena penyakit ini . Menurut beberapa sumber beberapa faktor pendukungnya antara lain adalah sebagai berikut:

1. Usia, anak-anak dan mereka yang sudah berusia lanjut lebih rentang menderita flu dibandingkan dengan yang masih muda.

2. Lingkungan, daerah padat penduduk lebih rentan terhadap penyebaran penyakit flu dibandingkan dengan daerah yang jumlah penduduknya lebih sedikit.

3. Daya tahan tubuh, mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah karena penyakit atau efek pengobatan sangat rentan terkena flu.

4. Penyakit berat, beberapa penyakit seperti diabetes, asma dan sebagainya bisa meningkatkan risiko terkena flu.

5. Berat badan, mereka yang terkena obesitas lebih rentan terkena flu dibandingkan dengan yang memiliki berat badan normal.

Kapan harus berobat ke dokter?

Flu sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, menurut direktori penyakit flu dari situs kesehatan SehatQ, dalam beberapa kasus Anda perlu segera berobat ke dokter jika mengalami gejala-gejala tertentu yang dianggap bisa membahayakan nyawa. Berikut beberapa gejala flu yang patut Anda waspadai sehingga perlu pertolongan medis secepatnya.

1. Gejala pada orang dewasa

Jika Anda mengalami demam tinggi hingga mencapai suhu 39,4°C maka sebaiknya segera temui dokter secepat mungkin. Selain itu, demam yang disertai dengan keringat berlebih, batuk berdahak, menggigil hingga mengeluarkan darah juga perlu Anda waspadai. Namun, bisa jadi Anda juga akan mengalami nyeri baik di area sekitar leher maupun sinus.

2. Gejala pada anak-anak

Gejala flu yang parah pada anak-anak jauh lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa. Anda harus berhati-hati jika Anak Anda menunjukkan beberapa berikut karena hal tersebut bisa sangat membahayakan nyawa. Dibandingkan dengan orang dewasa, sistem kekebalan tubuh anak memang belum terlalu kuat sehingga rentan terkena penyakit berbahaya.

Anda harus waspada jika anak Anda terutama yang masih berusia di bawah 3 bulan mengalami demam hingga 38°C atau bahkan 40°C pada usia berapapun. Demam yang bertahan hingga 3 hari disertai dengan beberapa gangguan lain seperti pusing, sulit bernapas, leher kaku, batuk hingga gangguan tidur.

Selain itu, perhatikan juga flu yang disertai dengan tanda-tanda dehidrasi seperti buang air kecil yang sedikit dan sulit minum. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya Anda melihat direktori penyakit flu di situs kesehatan SehatQ agar mendapatkan informasi yang lengkap. Sebab, gejala flu pada anak cukup banyak sehingga tidak bisa disebutkan semua disini.

Pengobatan dan pencegahan flu

Untuk pengobatan flu biasanya Anda cukup istirahat yang cukup dan menjaga agar cairan tubuh tetap seimbang. Namun, jika flu yang diderita cukup parah biasanya dokter akan meresepkan beberapa obat seperti obat antiviral, zanamivir dan oseltamivir untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Sementara itu, untuk pencegahan flu Anda bisa melakukan vaksinasi flu tiap tahun. Vaksinasi tersebut diketahui bisa melindungi Anda dari 3 atau 4 jenis virus penyebab flu. Namun, bagi Anda yang memiliki riwayat alergi terhadap telur sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter ahli sebelum melakukan vaksinasi tersebut.

Meskipun sudah melakukan vaksinasi, Anda perlu tahu jika hal tersebut tidak bisa melindungi Anda 100%. Agar terhindar dari penyakit influenza terutama yang membahayakan Anda perlu menerapkan perilaku hidup bersih untuk meminimalisir risiko. Mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat terkena batuk pilek dan menghindari kerumunan merupakan alternatif yang bisa dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.