Kamera nikon d810 dirilis sekitar 3 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 27 Juni 2017. Kamera ini hadir dengan membawa pembaruan dari pendahulunya yaitu Nikon D800 dan Nikon D800E. Beberapa perkembangan yang hadir pada kamera ini berhasil menarik banyak perhatian publik.

Nikon D810 ini masuk ke dalam kategori high-end, meskipun membawa banyak pembaruan namun bagi sebagian orang, kamera ini tidak cukup untuk dijadikan sebagai revolusioner karena dianggap tidak mampu menghadirkan fitur-fitur baru.

Spesifikasi Nikon D810

Fitur dan Performa

Kamera ini mengusung prosesor EXPEED 4 yang memungkinkan kamera dapat bekerja jauh lebih cepat dan lebih baik. Sensor gambar yang mencapai 36 MP ini tentu saja akan memberi kepuasan pada hasil gambar.

Tersedianya grup AF, ini memungkinkan kita untuk dapat memilih kelompok titik untuk dapat fokus pada objek yang bergerak. Kemudian peningkatan resolusi layar LCDnya yang cukup mengagumkan yaitu dari 920.000 titik ke 1.229 juta titik.

Desain dari D810 juga mengalami pembaruan, dengan menambahkan modifikasi grip yang mirip dengan Nikon D4S. Pada sensitivitas ISOnya juga mengalami peningkatan menjadi 64, dengan begini pengambilan gambar dan video pun akan menjadi lebih berimbang dan berkualitas.

Kelebihan Nikon D810

Body dan desain dari Nikon D810 ini merupakan penggabungan dari desain pendahulunya, D800 dan D800E. Kamera ini jauh lebih nyaman ketika digunakan karena pegangan yang ada pada kamera tersebut terasa lebih halus.

Meskipun banyak perubahan signifikan pada Nikon D810, namun pengguna dapat beradaptasi dengan cepat. Selain itu, dengan bodi yang kokoh pengguna tidak perlu ragu untuk menggunakan kamera ini ketika dalam cuaca ekstrem karena terdapat segel cuaca yang juga ada pada kamera pendahulunya.

Prosesor EXPEED 4 yang digunakan pada kamera Nikon D810 ini membuat kinerja kamera menjadi lebih cepat dan akurat dalam pengambilan gambar. Dengan prosesor jenis ini pun memungkinkan untuk mendapatkan fokus lebih cepat.

Kemudian, viewfinder yang juga dikembangkan oleh Nikon ini membuat kamera dapat memproses informasi dengan lebih kompleks, dan shooting yang dihasilkan juga menjadi lebih tajam.

Lalu pada sensitivitas ISO di Nikon D810 juga mengalami peningkatan, menjadi ISO 64. ISO 64 ini sangat berguna pada eksposur untuk HDR. Jika pengguna kamera pendahulu D810 harus bersusah payah untuk menghindari getaran shutter, maka pembaruan pada kamera ini akan sangat membantu karena Nikon telah mendesain ulang mekanisme dari mirror dan electronic 1st-curtain shutter. Melalui pembaruan ini, masalah mirror dan getaran shutter tersebut dapat dihindari.

Kamera ini juga tidak memiliki mode filter AA, di mana mode ini terdapat pada kamera pendahulunya, dan dihilangkan dengan maksud agar D810 mampu memberikan resolusi yang lebih tinggi dan lebih detail.

Leave a Reply

Your email address will not be published.